Blackberryian, iPhoner, or Symbianist?


Malem minggu, dan aq iseng-iseng jalan-jalan ama keluarga kecilku ke PRODEX (Probolinggo Dalam Expo) 2010 yang diadain di alun-alun Kota Bayuangga ini. Yah, selain nyenengin si kecil, juga buat nyenengin mamanya juga lah ^_^. Namanya juga malam minggu.🙂

Masuk ke pameran itu, gak ada yang spesial menurutku, seperti halnya pameran biasanya. Eh, tapi kok ada stand buku dan majalah ya. Paling-paling jualan buku biasa pikirku paad awalnya. Tetapi saat melihat deretan majalah dan buku yang dipamerin, segera saja aku tertarik atas deretan majalah bekas yang dijual sangat murah di sana. Bayangin deh, 3 majalah bekas dijual Rp 5.000,- aja! Majalahnya bagus-bagus, cuman outdated aja, kira-kira 1-2 tahun.

Sementara anak dan istriku mantengin majalah anak-anak, aku sibuk mbolak-balik majalah bekas tadi yang masih bagus. Alhasil, ada 3 majalah yang kupilih. Satu majalah ponsel, satu majalah HI-Def gadget dan satu majalah mobil. Yah, tipikal majalah laki-laki dewasa. Laki-laki dewasa? Emang majalah laki-laki dewasa yang lain yang gimana yah? Ups.😛 Hihiihi.

BACK TO TOPIC

Setelah di rumah, langsung aja kubaca majalah itu. Yang membuat aku tertarik sih soalnya majalah itu membahas detail tentang iPhone di coverya. Setelah kubaca, waah ternyata gak juga. Segala macam tentang iPhone, Blackberry dan tentu saja OS Ponsel tercintaku, Symbian OS, digeber abis! Dan lucunya, ada salah satu artikel yang bagus banget di sana tentang 3 hal di atas. Penasaran? CEKIDOT, GAN!🙂

iPhoner, BlackBerryan dan Symbianist

Serunya Kubu Tiga ‘”Partai”

Tak perlu Pemilu untuk kasus ini. Silahkan saja jadi anggotanya, karena ada komunitasnya.

iphone-vs-blackberry-9000jpg

Pertarungan ponsel pintar (smartphone) tahun ini jelas hanya akan melibatkan tiga sistem operasi (sebut saja tiga jenis ponsel). Hal ini terjadi karena tiga konsep inilah yang paling bisa diterima oelh konsumen dalam rangka menyesuaikan dengan kebutuhannya. Yang terjadi memang fanatisme perangkat. iPhoner keren, BlackBerryian jempolan atau Symbianist sejati.

Menjadi satu di antara tiga sebutan di atas pastilah jadi tagget anda. Sebab, memang tidak mungkin melakukan dua atau tiga secara bersamaan. Selain kelak akan mengkaburkan identitas Anda, juga secara operasional memang susah menjalankan ponsel dengan sistem operasi berbeda. Lantaran faktor kebiasaan misalnya.

Kami mempelajari killing factor masing-masing OS ini. Lalu mendata fitur dan kelebihan setiap perangkat yang disodorkan, khusunya handset paling baru sebagai potret apa yang bakal terjadi dengan saban OS. Terakhir, jadilah sebuah kesimpulan tentang karakter tiga sosok (personifikasi) seorang iPhoner, BlackBerryian, dan Symbianist. Ini dia peta sosoknya, Anda mau masuk “partai” mana?

 

iPhoner  – WEB KOMUNITAS: http://iphoneall.org

 iphone7-copy

Mereka adalah kelompok yang ingin dijuluki perangkat pengikut tren musik. Rock, jazz, pop, atau apapun genrenya adalah identitas mereka. Karena itulah tidak heran kalau di handset mereka dijejeali oleh banyak lagu. Boleh jadi ai antaranya adalah pecinta Apple alias Apple Boy. Gaya dan penampilan cenderung simpel, kasual.

Mengerti soal semua jenis musik bukan jaminan. Tapi, sedikitnya paham dua atau tiga genre. Minimal ada tiga album yang disimpan (walaupun beda genre).

Dalam hal memilih website, mereka juga lebih suka dengan YouTube, juga Facebook. iTunes juga merupakan “toko” rujukan. Tak harus mengunduh lagu, paling tidak sekedar melihat “barang” baru.

iphone3g

Aplikasi bersifat hiburan paling dilirik. Gim-gim juga termasuk salah satunya. Jangan lupa, video klip termasuk tontonan menarik. Wajarlah jika iPhone butuh memori segudang. Kaum pekerja kreatif lebih pas menjadi pengikut iPhone.

BlackBerryian  – WEB KOMUNITAS: http://blog-id-bb.com

blackberry-bold-9000

Cap pangikut tren sudah terlanjur melekat. Fasilitas chatting murah dan on line 24 jam penting. Mereka juga butuh push e-mail yang selalu update. Browsing menjadi salah satu kegiatan BlackBerryian, walaupun melulu dari facebook ke Facebook. Tak heran kaum ini doyan juga bersosialisasi, hang out, kongkow dan sejenisnya.

Dalam kaitannya dengan profesi, wartawan, manajer perusahaan, juga eksekutif amat terbantu oleh perangkat BlackBerry. Mereka bisa pantau e-mail, cek file Office, juga membuat laporan reportase agar segera dikirim ke meja editor.

blackberry-storm-9500

Bagi mereka, musik hanyalah sekedar hiburan semata. Foto penting, tapi bukan lantaran mengutamakan kualitas. Namun lebih karena buat mejeng lalu di-upload. Memori tak perlu besar, sebab file yang disimpan kecil saja.

Symbianist  – WEB KOMUNITAS: http:www.my-symbian.com

Symbian-3-Phone

Perangkat yang setara komputer diperlukan. Fitur multimedia seperti pemutar audio yang paten, kamera dengan resolusi paling tinggi, perekam video yang hebat lengkap dengan movie editor, radio FM yang disertai data adalah pilihan prioritas.

nokia-n-series-mobile-phone-family

Mereka ini juga kaum yang sangat loyal, khususnya pada brand Nokia. Produk high-end apapun bernama Nokia pasti diikuti, mau seri C, N, E atau seri X. Beberapa di antaranya suka eksperimen dengan foto dan video, karena memang tersedia aplikasi untuk berkarya.

Nokia_E7_00_Symbian3_Phone_with_QWERTY

Banyak yang memanfaatkan aplikasi free untuk memperkaya ponselnya. Meski sebenarnya tak terpakai. para Symbianist juga melirik gim demi menambah koleksi. Entah yang berbasis Java, Symbian atau tawaran Nokia, N-Gage.

nokia-n-gage-big img_38053_n-gage1

Seorang Symbianist juga bisa dijuluki loyalist sejati. Biarpun angin lagi berhembus ke iPhone atau BlackBerry, mereka tak gentar. Sekali Symbian, tetap Symbian (atau baca Nokia).